Thursday, February 14, 2013

Wahai Jiwa




Tenanglah.....


Bila engkau yakin Allah itu bersamamu

Pasti Qolbu mu dapat merasakan bertapa luasnya kuasa Rabb

 yang selalu memandangmu dengan kasih sayang

nikmat Nya yang luas tidak terhitung olehmu

renungkan seketika

jari jemari yang bergerak,

Kaki yang mengorak langkah

 mata yang berkedip untuk melihat,

lidah mu yang lembut sehingga engkau mampu berkata-kata

telinga yang mampu mendengar

apa jiwa mu bisa merasakan bertapa kekuasaan Rabb ada dalam diri mu

renungkan lagi

langit luas yang terbentang di atasmu tanpa tiang yang mengukuhkannya

burung yang berterbangan bebas dengan kehendakNya

adanya terbit mentari di pagi hari dan terbenam dipetang hari

bulan dan bintang cantik menhiasi langit dalam kegelapan

malam siang silih berganti

Cukup luas KuasaNya yang tidak tercapai di akal insan yang mudah lalai dan alpa

Apa masih kurang keyakinan untuk dekat denganNYA

Mintalah, pohonlah, berharaplah dan berdoala kepadaNYA

Maka jangan takut pada Kehidupan

Yakinlah!

Kita bisa menjalani semuanya

selama diri kita Dekat dengan Allah

Kesulitan itu bukan apa-apa

Setelah kesulitan ada kemudahan itu janji ALLAH

yang penting Kita YAKIN pada Kebesaran & Kekuasaan-Nya

Tiada yang Mustahil Bagi Allah

Bisikkanlah pada Hati

Tiada yang mustahil bila Allah berkehendak!

Tiada yang mustahil bila Allah berkehendak!


Sunday, February 3, 2013

Garisan Mu....


Bismillah walhamdulillah...selawat dan salam buat kekasih hati Baginda Rasulullah S.A.W..

hukhuhuk dah setahun lebih tidak update blog, kalau rumah sudah bersawang2..huhu..hari yang penuh sibuk sudah pening buat kerja.. tiba2 rindu kat blog..di hujung minggu ahad yang ceria orang lain bercuti dan saya masuk office..mahu mengeluh tapi rugi x dapat pahala, so kena bersabar dan betulkan niat bekerja nak cari rezeki krn ALLAH. ..Ya Rabb sibukkan hamba dengan pekara2 bermanfaat bukan yang sia2. amiin ya ALLAH. alhamdulillah masih ingat cara post..sejak masuk alam pekerjaan first time update blog..Just nak tinggalkan jejak, next time update lagi pekara bermanfaat in shaa Allah..dulu nak delete dan tamatkan blog ni tiba2 jadi sayang pula..so tak jadi delete. hope ada manfaat bersama untuk diri saya dan setiap mata yang ziarah dan membaca blog ini secara langsung ataupun tak langsung ( kalau ada yang baca hihihi). sudah pastilah kebaikan yang diharapkan di dunia dan akhirat..in shaa Allah.

"Dan janganlah kamu merasa lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (darjatnya), jika kamu orang beriman." (Ali-Imran, ayat 139)

Jumpa lagu ni mcm best pula..sepanjang hari ni dgr lagu ni  =)

Garisan - Mu By Izzat Mahadi.


Berkali-kali cuba ku hampiri
Garisan penamat usaha merentang didepan mata
Bertali arus langkah ku tak terus
garisan ku rasakan halus tak bisa ku tembus
pemisahnya cuma aku dan doa pada diriMu
Antara putus asa sia-sia @ terus mara membara

Ya Rabbi Ya bantulah hambaMu
Ya Rabbi Ya luruskan hatiku
Ya Rabbi Ya ku pinta hidayahMu
Meneruskan sisa usiaku

Ya Rabbi Ya hanya kepadaMu
Ya Rabbi Ya tempatku mengadu
Ya Rabbi Ya ku pinta rahmatMu
Melimpahi kehidupanku

Hidup dan matiku semua hanyalah untukMu
Allah Tuhanku yang Satu

Sunday, February 27, 2011

Kisah Tentang Hati


Sehingga saat ini, saya masih termenung panjang tatkala mengulang baca sebuah sajak yang baru saya siarkan dua hari yang lalu.

CINTA 100%.


Andai ada yang bertanya, berapa peratuskah cintamu untuk ayah ibumu?
Pasti jawapanku, 100%.
Andai ada yang bertanya, berapa pula peratus cintamu pada suamimu?
Pasti jawapanku, 100%.
Andai ada yang bertanya, berapa peratuskah cintamu untuk anak-anakmu?
Pasti jawapanku 100%.
Andai ada yang bertanya, berapa pula peratus cintamu untuk saudara seakidahmu?
Pasti jawapanku, 100%.

Andai mereka bertanya, lalu berapa pula peratus cintamu untuk dirimu sendiri?
Pasti jawapanku, 100%.
Andai mereka keliru lantas tertanya-tanya, masakan begitu?
Bukankah setelah dibahagi, cinta itu pasti berkurang peratusannya?
Pasti jawapanku, beserta senyum malu-malu,
Ada satu di dunia ini, walau dibahagi seberapa banyakpun, ia tetapkan sama..
Tidak berkurang walau sedikitpun,
Itulah CINTA…
Anugerah paling berharga dari Yang Maha Esa

KETIDAKADILAN

Saya akui, dalam melewati pertengahan usia tiga puluhan ini, dari sehari ke sehari kian kerap saya mengimbas pengalaman masa lalu, mengutip pengajaran dari kehidupan, terutama kenangan-kenangan yang pahit dan mencabar. Yang banyak merobek hati dan menitiskan airmata kepedihan.

Walau siapa pun saya, saya tetap seorang manusia biasa yang adakalanya tewas dengan emosi sendiri. Dan saya yakin, tiada seorang pun yang terkecuali dari mengalami situasi ini.

Telah banyak kita membaca, mendengar dan menyaksikan, bagaimana sebahagian orang mencurahkan kasih sayang yang tidak berbelah bagi kepada anak-anak; makan minumnya dijaga rapi, pakaian, permainan, hiburan dan segala yang diinginkan oleh si anak dari kecil hingga menginjak dewasa diberi tanpa banyak soal.

Namun, bila melihat sikap si anak yang bagai melupakan budi orang tua, mereka kecewa. Limpahan kasih mereka kepada si anak dibalas dengan curahan kata-katanya yang menyakitkan, memberontak, tidak mendengar nasihat dan seumpamanya.

Berapa ramai pula para isteri yang meluah masalah, telah melakukan yang terbaik untuk suami tercinta. Memasak makanan kesukaannya, menatahias kediaman mereka agar bersih dan selesa, membasuh dan menyediakan pakaiannya, mengasuh dan mendidik anak-anak sewaktu ketiadaan suami di rumah, berusaha menenangkannya saat suami berhadapan masalah, merawat kesakitannya dan lain-lain khidmat bakti seorang isteri buat suami yang dikasihi.

Namun, bila satu-satu ketika, isteri juga memerlukan perhatian serupa, suami bagaikan tidak perasan, lebih bersikap acuh tak acuh dalam mempamerkan penghargaan. Lalu, isteri makan hati dan merajuk kerana merasa dirinya tidak dihargai dan disayangi.

Demikian seterusnya, suami menjeruk rasa terhadap isteri, rakan sesama rakan, jiran antara jiran, pendakwah terhadap mad’unya, kakitangan bawahan terhadap majikan/pihak atasan mereka dan lain-lain lagi.

Di satu pihak mereka merasa hanya banyak memberi, tetapi tidak terlalu kerap menerima.
Terbit justifikasi, adilkah keadaan sebegini?

TERTANYA-TANYA

"Bagaimana orang tua ini boleh mengatakan bahawa hatinya lebih indah?" fikir mereka.
Sementara itu, pemuda tampan tertawa.

"Tentu engkau bergurau, wahai orang tua," katanya.

"Kalau dibandingkan hatimu dengan hatiku, apa yang aku ada ini adalah sangat sempurna, sedangkan kepunyaanmu begitu berantakan dengan bekas-bekas luka dan air mata," lanjutnya lagi.

"Ya, memang benar" tukas si tua penuh kesabaran.

"Kepunyaanmu adalah sempurna, namun aku tidak sesekali akan menukarnya dengan hatimu. Andai saja kau lihat wahai anak muda, setiap bekas luka di hatiku ini mewakili setiap seorang yang telah aku berikan cintaku buat mereka. Aku merobek sepotong hatiku dan memberikannya kepada mereka, dan setiap kali itu juga mereka memberiku sepotong dari hati mereka untuk mengisi tempat kosong di hatiku ini, tetapi kerana potongan-potongan itu tidak tepat, lalu menyebabkan ketidaksempurnaannya, bahkan ia kelihatan kasar dan tidak rata.

Namun, aku tetap menghargainya, kerana pemberian mereka mengingatkanku pada cinta yang terbina bersama antara kami. " Panjang lebar bicara orang tua. Si pemuda tampan terpaku mendengar patah katanya.

"Kadang-kadang aku telah memberikan potongan hatiku, tetapi orang yang kuberikan potongan hatiku itu, tidak memberikan kembali sepotong hatinya kepadaku. Inilah yang mengakibatkan wujudnya lubang-lubang ini. Kau tahu wahai anak muda, sesungguhnya memberikan cinta adalah bermakna memberikan peluang dan kesempatan. Walaupun bekas robekan itu menyakitkan, ia akan tetap terbuka lantas mengingatkanku tentang cinta yang masih aku miliki untuk mereka. Dan aku berharap suatu ketika nanti mereka akan kembali dan mengisi lompong-lompong kosong yang sekian lama kutunggu-tunggu agar ia diisi.

Nah, sekarang fahamkah engkau tentang kecantikan sejati? " Si tua mengakhiri kata-katanya.

Pemuda tampan itu terus terdiam. Dia menundukkan kepala dengan air mata mengalir di pipinya. Dia menghampiri orang tua, mengambil hatinya yang sempurna, muda dan cantik itu dan merobek keluar satu potongan darinya. Dia menawarkan potongan tersebut kepada orang tua dengan tangan gementar.

Si tua itu menerima pemberian tersebut lalu meletakkannya pada hatinya dan kemudian mengambil pula sepotong dari bekas luka lama di hatinya dan menempatkannya untuk menutup luka di hati pemuda itu.

Sungguhpun ia sesuai, tetapi ia tidak sempurna, kerana ada beberapa tanda patahan.
Orang muda itu menatap hatinya yang tidak lagi sempurna tetapi kini lebih indah dari sebelumnya, lantaran cinta dari hati orang tua itu kini mengalir kepada hatinya. Mereka bergandingan dan berjalan bersama meninggalkan orang ramai terus terpaku dengan peristiwa menginsafkan itu.

HATI YANG PALING INDAH

Saya menangis. Seakan terpancar kefahaman di dalam diri ini bagaimana anjuran ‘mencintai’ yang dimaksudkan oleh junjungan mulia, Muhammad SAW menerusi sabdanya yang bermaksud :

“Dari Abu Hamzah, Anas bin Malik radiallahuanhu, pembantu Rasulullah SAW, dari Rasulullah SAW, baginda bersabda: Tidak beriman salah seorang diantara kamu hingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri.”(Riwayat Bukhari dan Muslim)




Ia bermaksud, memberi sepenuh hati. 100%. Yang terbaik!

Sebagaimana kita menginginkan yang terbaik buat diri sendiri, begitulah juga sewajarnya yang kita lakukan/berikan kepada orang di sekitar.

Tetapi, dengan satu ingatan. Jangan pula mengharap balasan yang sama, 100% , terhadap apa yang telah diberikan itu, kerana bila pemberian mengharap balasan, maka dibimbangi tiada lagi keikhlasan padanya.

Justeru itu, tidak hairan mengapa Rasulullah SAW diiktiraf oleh ALLAH SWT sebagai semulia-mulia insan. Setelah sekian banyak hinaan, cacian dan penderitaan yang dialami, baginda tetap tampil menyebar salam beserta senyuman.

Tujahan batu-batu, diganti dengan kalungan doa, lemparan najis, diganti dengan untaian budi.

Firman ALLAH SWT :

وَإِنَّكَ لَعَلى خُلُقٍ عَظِيمٍ

Maksudnya : “Dan sesungguhnya engkau ( wahai Muhammad ) benar-benar berbudi pekerti yang agung.” ( Surah al Qalam ayat 4 )

Justeru itu, mari bersama kita usahakan, walau kasih tidak dihargai, kita tetap memberi. Walau khidmat tidak dipeduli, kita terus mencurah bakti.
Ingatlah, andai satu ketika kita tidak mengenal erti kehancuran, kita tidak akan pernah tahu apa yang membuatkan kita utuh dan teguh untuk hari-hari seterusnya.


ALLAH mahu mendidik kita, DIA ingin mengingatkan kita bahawa tiada cinta yang sempurna selain cinta-NYA, yang hanya dapat dirasakan oleh pemilik hati-hati yang mendekatkan diri kepada Yang Maha Esa.

Hati yang sering dilukai lalu sembuh setelah dirawat dengan zikir kepada ilahi, adalah hati yang indah, bercahaya dengan kasih dan sayang dari Yang Maha Esa. Walaupun luka masih ada, namun sifat sabar, reda dan bersedia memaafkan menjadi ‘antiseptik’ yang menahan luka itu dari dijangkiti kuman dendam yang membawa derita berpanjangan.

Akhirnya, bersyukurlah andai memiliki hati yang sering dilukai, kerana dengannya kita belajar menjadi seorang yang lebih mengerti, memahami dan menghargai.


Terus memuhasabah diri ini……

Mencari dan terus mencari cinta ILAHI.

Jumpa lagi, InsyaALLAH.


p/s sumber  Daripada UmmuHusna BLOG KESUKAAN SAYA (taman syurga online insyaALLAH ^_^) moga satu hari nanti saya juga punya karya sendiri.entah bila tapi punya harapan menuju kearah itu =)

Tuesday, February 1, 2011

Khabar dari Mesir




[Update 2 Feb 2011] Gambar sekitar Cairo dan pengalaman pelajar Malaysia di Mesir ketika rusuhan berlangsung



[Update 1 Feb 2011] Terima kasih kepada semua atas kerjasama menyebarkan entri ni. Rasanya pihak-pihak tertentu sudah mula menunjukkan inisiatif mereka. Usaha macam ni walaupun nampak mudah, tapi dalam jangkamasa panjang dan kuantiti yang besar dapat memberikan impak yang diharapkan. Semoga semua perancangan untuk membantu rakyat kita berjalan lancar dan semoga mereka semua selamat di sana. Insya Allah.

Bila baca balik rentetan kejadian yang berlaku di Mesir sekarang ni, aku rasa sangat kesian kepada pelajar di sana. Aku faham sangat situasi mereka dan aku rasa apa yang mereka alami sekarang berpuluh kali lebih teruk dengan keadaan di Moscow. Aku juga teringat kepada segelintir pembaca blog.ariff yang juga merupakan pelajar kursus perubatan di Mesir dan juga kawan-kawan seangkatan di MAI ni yang kebetulan menghabiskan masa cuti musim sejuk di sana. Harap mereka semua ni dan seluruh rakyat Malaysia di sana selama.

Inilah nasib pelajar kita yang belajar di luar negara kalau ditempatkan di negara kelas kedua atau ketiga. Aku rasa satu hari nanti kerajaan patut menghentikan daripada menghantar pelajar ke negara-negara yang bermasalah dan hanya menempatkan pelajar di negara maju sahaja. Sebentar tadi aku baru dapat mesej melalui Facebook daripada seorang pelajar Malaysia yang menuntut di Egypt berkenaan keadaan pelajar di sana dan aku rasa mesej ini perlu disampaikan kepada semua supaya kita tahu yang sepatutnya kerajaan kita perlu secepat mungkin menghantar bantuan dan mengeluarkan rakyat kita dari sana.

Salam Ariff, saya Nadia, a student in Egypt.

Ariff, kini saya berada di Malaysia kerana pulang untuk winter break, but when I got home, the condition in Egypt somehow got worse about the Hosni Mubarak thingy. Ramai yang sangka keadaan kat sana adalah okay, mengikut kata Jabatan Penuntut Kaherah Mesir dan Kedutaan Malaysia di sana, but there are parts that they don’t know:

Di tempat saya Mansoura, people got killed on the streets, houses are getting robbed and they are aiming to attack Malaysian students. There are about 6000 prisoners on the streets! Airport dibakar dan anggota polis tidak lagi menjalankan tugas mereka.

Kita memohon supaya kerajaan Malaysia memandang serius hal ini. Bukan sahaja di Mansoura, malah di seluruh Mesir keselamatan rakyat kita terancam.

Segala update berkenaan keadaan di sana boleh dibaca melalui blog Krisis Mesir, Nasib Pelajar Kita

Jika ada cadangan di luar sana untuk membantu kami mendapatkan perhatian kerajaan Malaysia, sila hubungi Nurul Nadia Binti Md Zin di 017-3193923

Atau melalui:
Facebook: Nuvul Nadiva Dizavch
Twitter: DyyaDizarch
Blog: Nadia-ism
YM: nadia_mdzin2001@yahoo.com

Please let all Malaysians know about this. I will do the same but I need your help too especially to all the bloggers out there. May Allah save our citizens there.

- Nadia

So what can you do now?

Kalau ada Twitter, retweet this. Aku sengaja mention @NajibRazak dalam tajuk entri supaya everytime orang retweet, akan automatically mention nama dia. Click the retweet button. Lagi banyak, lagi bagus. It show’s that things are really serious there and we care.
Reblog this. Copy paste dan post dalam blog. Time ni memang aku galakkan sangat-sangat untuk korang copy paste.
Share this on Facebook.


Untuk mengikuti UPDATE terkini dari pelajar Malaysia di Mesir klik UPDATE

Saturday, October 16, 2010

15~10~2010 genap 24 tahun

Bismillah walhamdulillah

Selawat dan salam buat kekasih hati Muhammad SAW, keluarga baginda , dan para sahabat.

Salam perjuangan buat semua kerana kita semua dilahirkan sebagai pejuang. sudah pasti perjuangan yang hakiki adalah tidak lain tidak bukan pastinya perjuangan mencari Redha ALLAH SWT.

Pejam celik genap usia ana kini 24 tahun 2 hari, Pesan abang ana hati-hati sudah 24 tahun, pesanan yang penuh makna hanya membalasnya dengan senyuman. Bagi setiap individu sudah tentu hari kelahiran itu merupakan hari yang penuh bermakna. Namun demikian bagaimana mahu menjadikan hari kelahiran itu menjadi hari yang penuh makna? ada yang merasakan bila tiba hari kelahiran mesti sambut dengan tiup lilin potong kek jadilah hari itu penuh makna, ada juga yang mahu menyambut hari kelahiran bersama berdua dengan kekasih hatinya walaupun belum menjadi kekasih halalnya yang ni tidak seharusnya berlaku, kita berlindung kepada ALLAH SWT daripada musibah sebegini, jangan kita menjadikan hari kelahiran itu hari untuk berbuat maksiat nanti tak pasal2 meninggal dunia malaikat cabut nyawa dalam keadaan bermaksiat. Dahulu zaman2 duduk hostel lain cerita lagi, ada kawan-kawan yang merancang untuk mengenakan dengan menyiram air sebaldi pada orang yang menyambut hari kelahiran. ana juga perna hampir kena air sebaldi ni, namun plan itu tidak menjadi kerana  last minute kawan2 ana tidak sampai hati menyiram ana. Alhamdulillah selamat pada waktu itu. Selain itu ada juga yang memilih untuk membaca Surah yasin khusus untuk menyambut hari kelahiran, dimana bacaan tersebut dihadiahkan buat muslimin dan muslimat yang sudah meninggal dunia, dalam masa yang sama bemuhasabah diri dengan pertambahan usia dan bila-bila masa akan menyusul saudara muslim yang telah meninggal dunia. Ada juga yang memilih untuk solat hajat dan berpuasa pada hari kelahiran sebagai tanda kesyukuran kepada ALLAH kerana masih diberikan nikmat hidup kepadanya. Dan sebenarnya ada banyak macam cerita berkaitan menyambut hari kelahiran ini yang dilakukan oleh pelbagai ragam manusia dan kita perlula bijak memilihnya  =).   

Apa yang ana nak kongsikan disini tidak banyak sedikit sahaja namun ana berharap ianya bermanfaat buat setiap mata yang melihat dan membaca catitan ini. 15 oktober 1986 merupakan tarikh kelahiran ana, dipendekkan cerita macam biasa  setiap tahun 15 oktober adalah hari yang penuh makna, bagi ana tarikh ini penuh makna kerana tarikh ini lah saat ramainya family, sahabat,rakan taulan yang mendoakan ana. macam-macam bentuk doa ana terima samada melalui email, wall Fb dan pesanan ringkas (sms) Alhamdulillah yang pastinya ana tidak jemu mengaminkan doa-doa mereka walaupun cukup banyak dan doa yang sama berulang. Bukankah ALLAH menyukai hamba2 NYA banyak meminta kepadanya dengan besungguh2?
terima kasih kepada sahabat2 yang mendoakan ana bagi ana itulah hadiah yang paling bermakna.Ada doa yang ringkas dan ada doa yang panjang, ingin ana kongsikan sebait doa yang ana terima, doanya seperti di bawah ---

Sebait doa di hari lahir

Ya Allah, aku memohon kepadaMu agar Engkau menjadikan sebaik-baik umur kami pada akhirnya, sebaik-baik amal pada penutupannya, sebaik-baik hari-hari kami adalah ketika/saat bertemu denganMu. Aku memohon kepadaMu agar... Engkau menjadikan kuburan setelah berpisah dengan dunia, sebaik-baik tempat tinggal kami, luaskanlah liang lahat kami, dan rahmatilah ketika/saat kami menjadi rendah pada waktu menghadapMu ketika/saat hisab, tetapkanlah kaki-kaki kami di atas shirath, selamatkanlah kami dari kesusahan hari kiamat, putihkan wajah kami pada hari dimana wajah manusia ada yang putih dan ada yang hitam. Aku memohon kepadaMu kenikmatan yang tak terputus-putus, mata yang sejuk yang tidak terputus-putus, aku memohon kepadaMu untuk dapat melihat wajahMu, dan kerinduan bertemu denganMu. Aku memohon agar Engkau mensucikan kerusakan hati kami dengan taubat, dan menyatukan hati kami dalam keadaan takut kepadaMu, dan memberi kami pemberian yang besar yang dapat memasukkan kami ke dalam surga, tempat yang aman.. Amin.

Ya Allah, kepadaMu aku beribadah dan untukMu kami sholat dan sujud. KepadaMu kami menuju dan bersegera. Kami mohon rahmatMu dan takut akan azabMu, sesungguhnya azabMu menimpa orang-orang kafir. Ya Allah aku memohon perlindungan kepadaMu, kami meminta ampun dariMu, memujiMu dengan kebaikan, tidak kufur kepadaMu, tunduk kepadaMu dan mencabut siapa yang kufur kepadaMu.. Amin.

Barakallah fi umrina 

p/s [semoga Allah memberkahi usia kita semua]








Akhir kata semoga setiap usia yang berlalu , usia kini dan usia yang masih ada beroleh keberkatan ALLAH swt.
semoga kita dapat memaknakan hari kelahiran kita dengan melakukan pekara-pekara yang dapat mendekatkan diri kita kepada RABB kita.

Monday, April 12, 2010

Entah Rindu untuk yg keberapa kali padanya..

Ya Rasulallah...

Buah hatiku yg dirindui, adakah pertemuan denganmu nanti, itu doaku sentiasa, semoga dirimu mengenaliku saat aku kembali ke sana nanti, walau tidak pernah bersua didunia ini, rindu dan kasih ini ku susun semat rapi disanubari, aku sedang berusaha membuktikan cintaku & rinduku padamu..agar tidak ada cinta2 makhluk lain yg bernama dunia dan segala isinya mampu mngalahkan..semoga ALLAH sentiasa bersamaku dalam menyusuri jalan yang pernah engkau lalui, mana mungkin akan bertemu denganmu jika aku tidak melalui jalan yang pernah engkau lalui.



Pemergianmu...by Inteam

Kau masih tersenyum mengubat lara
Selindung derita yang kau rasa
Senyuman yang mententeramkan
Setiap insan yang kebimbangan
Hakikatnya, tak tertanggung lagi derita
Di pangkuan isterimu Humaira
Menunggu saat ketikanya
Diangkat rohmu bertemu Yang Esa
Tangan dicelup di bejana air
Kau sapu di muka mengurangkan pedih
Beralun zikir menutur kasih
Pada umat dan akhirat
Dan tibalah waktu ajal bertamu
Penuh ketenangan jiwamu berlalu
Linangan air mata syahdu
Iringi pemergianmu
Oh sukarnya untuk umat menerima
Bahkan payah untuk Umar mempercaya
Tetapi iman merelakan jua
Bahawa manusia kan mati akhirnya
Tak terlafaz kata mengungkap hiba
Gerhanalah seluruh semesta
Walaupun kau telah tiada
Bersemarak cintamu selamanya
Ya Rasulallah Kau tinggalkan kami
warisan yang abadi
Dan bersaksilah sesungguhnya
Kami merinduimu

click video

Monday, March 1, 2010

AL-Kisah Cinta Pejuang

Sumber kisah di petik daripada pemilik Fb  Fatimah Az-Zahrah

Nama Salman Al Farisi tak asing lagi dalam deretan para pejuang dan pembela agama Allah. Ketakwaannya pun disegani di antara kaum muslimin. Keimananya yang begitu mendalam bahwa hanya Allah yang Maha Besar, sementara yang lain begitu kecil di hadapannya. Demikian juga sikapnya menghadapi masalah-masalah yang bersifat keduniaan, termasuk urusan cinta.

Dikisahkan, Salman Al Farisi hendak melamar seorang gadis. Sebagai manusia biasa yang memiliki fitrah cinta, ia jatuh hati pada seorang muslimah shalihah asli penduduk kota Madinah. Maksud suci ini kemudian ia sampaikan kepada Abu Darda’, seorang saudara yang dipertemukan atas nama aqidah.

Abu Darda’ bahagia menyambut keinginan Salman. Ia bergegas mengantarkan saudaranya ini untuk menemui wali dari sang gadis.

“Perkenalkan Saya adalah Abu Darda’, dan ini adalah saudara saya Salman yang berasal dari Parsi. Allah telah memuliakannya dengan Islam dan dia juga telah memuliakan Islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan yang utama di sisi Rasulullah, bahkan ia diberi kehormatan sebagai ahlul bait-nya. Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar putri Anda,” ucap Abu Darda’ menyampaikan maksud dan tujuan.

Lamaran itu bersambut, “Kami merasa mendapatkan kehormatan menerima tamu dua sahabat Rasulullah yang mulia. Menjadi kehormatan pula bagi keluarga kami jika dapat memiliki seorang menantu dari salah satu sahabat Rasul yang agung. Akan tetapi, kami serahkan sepenuhnya jawaban dari lamaran ini pada putri kami.”

Setelah berdiskus, Ibu dari sang putri pilihan Salman itu mewakili untuk menjawab. “Mohon maaf sebelumnya jika apa yang kami sampaikan kurang berkenan. Dengan tetap mengharap ridha Allah, putri kami menolak lamaran Salman,” jawab sang Ibu.

Belum lagi Salman merespon jawaban itu, Sang Ibu melanjutkan perkataannya. “Akan tetapi, jika Abu Darda’ mempunyai niat yang sama untuk melamar putri kami, maka kami akan menerimanya,” katanya sang ibu.

Wajar bila Salman kecewa. Kekecewaan yang berlipat. Karena tak hanya niat mempersunting sang putri ditolak, namun kenyataannya justru saudara yang diajak membantu melamar malah yang dikehendaki untuk menikahi sang putri. Kebesaran hati Salman sedang diuji.

”Allahu Akbar!” ujar Salman mencuba meluapkan isi hatinya.

”Semua mahar dan nafkah yang kupersiapkan ini akan aku serahkan pada Abu Darda’, dan aku akan menjadi saksi pernikahan kalian,” lanjutnya tanpa ragu.

Menakjubkan. Kekecewaan Salman berujung keikhlasan tiada tara. Salman Al Farisi dengan ketakwaannya yang memuncak memberikan pelajaran tentang sebentuk kesedaran. Kesedaran bahwa cinta yang diinginkan tak selalu bisa dimiliki. Kesedaran tentang bagaimana semestinya menyingkapi rasa cinta yang Allah hendaki untuk kita.

Salman telah mengajarkan, sebagai pejuang, kita harus menjadi majikan cinta, bukan budaknya. Kita harus mampu mengendalikan nafsu dan perasaan, bukan dikendalikannya. Sungguh indah bila mana cinta dan nafsu itu ditunggang dengan keimanan yang tiada taranya kepada Allah dan Rasulnya.

Dan semoga kita bisa, mendapatkan yang terbaik, dipilih Allah untuk menjadi teman di dunia untuk berjuang dalam agamanya dan akhirat menjadi ketua bidadari bagi seorang lelaki penghuni syurga.

ALLAHUMMAR ZUKNA HUBBAK, WAHUBBA MAN YUHIBBUK, WA HUBBA AMALIN SOLIHIN WAL MUKMININ WAL MUKHLISIN, YUKORRIBUNA ILA HUBBIK.

AMIN!!!

Semoga bermanfaat.

Wallahu a'lam bi ash shawab

PENYUNTING: ADMIN GASIM

Wednesday, February 17, 2010

~Si Pemetik Buah Manis~

Siapa pun yang bersangka baik kepada pemilik 'Arasy maka ia akan memetik buah manis ditepi sungai jernih.  YA ALLAH Yg memperkenankan hajat, semoga akulah si pemetik buah manis itu.
AMIN YA RABB